Gamahira Goes to Pasraman II Ajak Masyarakat Desa Simbar Waringin Belajar Budaya dan Teknologi
Admin GAMAHIRA
Minggu, 31 Mei 2026 · 347 kali dibaca
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hindu Institut Teknologi Sumatera (GAMAHIRA) sukses menggelar program pengabdian masyarakat tahunan mereka yang bertajuk "Gamahira Goes to Pasraman (GGTP) II". Kegiatan ini mengusung tema "Menjelajahi warna-warni Hindu: Membangkitkan Kreativitas dan Imajinasi Anak Melalui Seni dan Budaya". Berlangsung selama tiga hari dari tanggal 16 hingga 18 Juni 2024, aksi sosial ini dipusatkan di Desa Simbar Waringin, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Salah satu misi utama dari program ini adalah untuk mengikis keterbatasan motivasi di daerah pedesaan dan mendorong anak-anak Pasraman agar memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan hingga ke bangku perkuliahan.
Pembina UKM GAMAHIRA, Dr. I Putu Mahendra, S.Si., menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari kontribusi mahasiswa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan dukungan fasilitas belajar dan dorongan moral. Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana GGTP II, I Made Erick Dharmawan, menekankan bahwa generasi muda Hindu saat ini tidak hanya dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi masa depan, tetapi juga harus memiliki landasan moral yang kuat. Oleh karena itu, seluruh materi yang diajarkan disandarkan pada nilai-nilai Tri Kaya Parisudha (berpikir, berkata, dan berbuat yang baik) agar para peserta dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian agenda selama tiga hari tersebut dikemas secara interaktif melalui perpaduan edukasi formal, seni, dan spiritual. Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan kelas tari tradisional, pengajaran doa-doa harian, serta ditutup dengan agenda Pesantian (pembacaan sloka suci) dan diskusi hangat bersama warga sekitar. Hari kedua difokuskan pada kesehatan jasmani dan rohani melalui sesi Yoga pagi, yang kemudian dilanjutkan dengan pendalaman materi keagamaan seperti konsep Tri Kaya Parisudha, Panca Sraddha, dan teknik membaca kitab suci. Memasuki hari terakhir, suasana semakin meriah dengan diadakannya berbagai perlombaan kreatif serta sesi eksplorasi sebelum akhirnya ditutup secara resmi bersama perangkat desa setempat.
Aksi pengabdian mahasiswa ITERA ini mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kecamatan Trimurjo serta perwakilan pengurus pasraman, Supardiyono. Mereka menilai kegiatan ini sangat efektif dalam mengaktualisasikan dan melestarikan kebudayaan Hindu Nusantara, sekaligus menjadi media yang baik untuk memperkenalkan kampus ITERA kepada masyarakat luas. Merespons antusiasme tersebut, Ketua Umum UKM GAMAHIRA, I Gede Riyan Oka Saputra, menegaskan bahwa program GGTP ini berkomitmen untuk terus menjadi agenda yang berkelanjutan, sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa Hindu ITERA untuk berkolaborasi dan mendedikasikan keilmuan mereka demi kemajuan masyarakat.